Tiga
abad sebelum sekarang, masing-masing ditandai dengan dominasi yang
berbeda. Abad ke-18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang
mengiringi revolusi industri. Abad ke-19 merupakan jaman mesin uap. Abad
ke-20, teknologi radio, tv dan komputer memegang peranan untuk
pengumpulan, pengolahan dan media distribusi informasi. Abad ke-21 saat
ini atau era-informasi, dimana teknologi jaringan komputer global yang
mampu menjangkau seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem dan
teknologi yang digunakan, penyebaran informasi melalui media internet,
peluncuran satelit-satelit komunikasi dan perangkat komunikasi
wireless/selular menandai awal abad millenium.
Sejak me-masyarakat-nya internet dan dipasarkannya sistem operasi
Windows95 oleh Microsoft Inc., menghubungkan beberapa komputer baik
komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis
LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network)
menjadi sebuah hal yang mudah dan biasa. Demikian pula dengan konsep
“downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran
belanja (efisiensi anggaran) khususnya peralatan komputer, maka
kebutuhan akan sebuah jaringan komputer merupakan satu hal yang tidak
bisa terelakkan.
Senin, 10 September 2012
Kesempurnaan Sebuah Kehidupan
Suatu hari ada seorang murid yang tertanya kepada gurunya
Murid : “Bagaimana memperoleh sebuah kehidupan yang sempurna?”
Guru : “Sekarang silakan Anda berjalan di tengah kebun bunga hingga ujung. Petiklah hanya setangkai bunga yang menurutmu paling indah. Tetapi jangan sekali-kali kamu kembali ke belakang.”
Setelah sampai di ujung kebun, murid tersebut tidak memperoleh apapun
Guru : “Kenapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun??”
Murid : “Sesungguhnya aku telah melihat satu tangkai bunga yang indah,tetapi aku tidak memetiknya karena aku pikir akan mendapatkan yang lebih indah lagi di depan. Namun setelah aku sampai di ujung kebun,aku baru sadar bahwa bunga yang tadi ku llihat adalah yang paling indah dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi.
Guru : “Itulah hidup,semakin kita mencari sebuah kesempurnaan, maka kita semakin jauh dari kesempurnaan. Karena sebenarnya kesempurnaan yang sesungguhnya tak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan kita untuk menerima sebuah kenyataan dan itu yang akan membuat hidup mendekati sempurna.”
Murid : “Bagaimana memperoleh sebuah kehidupan yang sempurna?”
Guru : “Sekarang silakan Anda berjalan di tengah kebun bunga hingga ujung. Petiklah hanya setangkai bunga yang menurutmu paling indah. Tetapi jangan sekali-kali kamu kembali ke belakang.”
Setelah sampai di ujung kebun, murid tersebut tidak memperoleh apapun
Guru : “Kenapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun??”
Murid : “Sesungguhnya aku telah melihat satu tangkai bunga yang indah,tetapi aku tidak memetiknya karena aku pikir akan mendapatkan yang lebih indah lagi di depan. Namun setelah aku sampai di ujung kebun,aku baru sadar bahwa bunga yang tadi ku llihat adalah yang paling indah dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi.
Guru : “Itulah hidup,semakin kita mencari sebuah kesempurnaan, maka kita semakin jauh dari kesempurnaan. Karena sebenarnya kesempurnaan yang sesungguhnya tak pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan kita untuk menerima sebuah kenyataan dan itu yang akan membuat hidup mendekati sempurna.”
..::MARILAH KITA SADARI BAHWA APA YANG
KITA RASAKAN HARI INI ADALAH NIKMAT YANG TERBAIK MENURUT TUHAN. DAN
JANGAN PERNAH BERHENTI BERSYUKUR, KARENA DENGAN ITU KITA AKAN MENIKMATI
HIDUP::..
Langganan:
Postingan (Atom)

